ARTIKEL

TINGGAL DI JERMAN ? INI DIA TIPS MENGATUR BIAYA HIDUP DI JERMAN

Sumber : Redaksi AMIF / Goethe-Institut Indonesien

Untuk menghindari ceria di awal bulan dan bangkrut di akhir bulan,  biaya hidup selama di Jerman sebaiknya diatur secermat mungkin.
Berikut ini beberapa tips yang mungkin berguna dan bisa dicoba selama kalian tinggal di Jerman:

1. 30% untuk Menabung
Bagi yang masih lajang dan kebutuhan hidup belum banyak, sebaiknya menyisihkan 30% dari pendapatan untuk ditabung. Tabungan ini sifatnya wajib dan tidak bisa diganggu gugat.

2. Bayar Tagihan di Awal Bulan
Setelah menabung, bayarlah beberapa tagihan. Dimulai dari porsi yang paling besar adalah membayar sewa tempat tinggal (Wohnung, Haus, Appartement, Reihenhaus). Biasanya tagihan berupa tagihan secara keseluruhan (Warmmiete), berarti sewa yang dibayarkan sudah termasuk listrik, pemanas dan bahkan koneksi internet. Selain itu ada beberapa biaya lainnya seperti asuransi, tagihan untuk pemakaian saluran tv dan radio (Rundfunkbeitrag ) dan biaya kartu telpon.

3. Transportasi
Akan lebih menguntungkan bila kita bisa berjalan kaki ke tempat bekerja. Namun jika jarak tersebut cukup jauh, sebaiknya setiap bulan disisihkan  dana untuk keperluan tiket transportasi bulanan (Monatskarte). Tentunya harga tiket jenis bulanan ini lebih murah dibandingkan tiket harian (Einzelkarte).

4. Tabungan untuk Pulang Kampung
Sebagai anak rantau, tentu saja selalu merindukan hangatnya matahari dan keluarga di kampung halaman. Jadi dari pendapatan setiap bulan sebaiknya ditabung 10% untuk biaya perjalanan mudik. Bukan hanya untuk liburan, tetapi juga sebagai dana dadakan, jika suatu waktu harus segera bertolak ke Indonesia.

5. Berhemat dengan Masak di Rumah
Di manapun kita berada, rasanya dengan masak di rumah kita bisa jauh berhemat dibandingkan dengan makan di luar. Namun sayangnya tidak selalu demikian, terutama bila menu makanan yang dimasak adalah masakan asal Indonesia. Beberapa bahan masakan sangat jarang ditemukan di Jerman dan biasanya harganya cukup mahal jika tersedia. Misalnya ikan asin! Sepertinya sederhana, tetapi ternyata harganya sangat mahal dan hanya tersedia di toko-toko khusus. Jadi sebaiknya sehari-harinya diselingi juga dengan menu makanan Jerman, yang bahannya lebih mudah ditemukan dan lebih murah harganya, sebagai contoh; harga satu kilogram beras kira-kira sama dengan harga 2,5 kilogram kentang.

6. Belanja Pakaian di Musim Diskon
Seiring dengan berakhirnya sebuah musim di Jerman, biasanya selalu ada diskon besar-besaran di toko-toko pakaian. Tentu saja hal ini ssebaiknya tidak boleh dilewatkan begitu saja. Manfaatkanlah momen ini untuk membeli pakaian dasar yang model dan motifnya tidak banyak berubah dan dapat dipakai sepanjang tahun, seperti kaos, celana jeans atau pakaian dalam.

Mengatur keuangan dengan cermat di awal bulan, dapat membuat menjalani hidup dengan lebih tenang. Hal ini tentu saja akan mempengaruhi kualitas kerja di Jerman. Semoga tips ini bisa bermanfaat!