Progress Gelar Seminar ‘Kupas Tuntas Peluang Besar Studi ke Jerman’

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Pelopor Program Pra Bachelor Jerman di Indonesia “Progress” mengadakan seminar “Kupas Tuntas Peluang Besar Studi Ke Jerman” di IONs International Education, jalan C Simanjuntak No 50, Yogyakarta, Minggu (8/10/2017).

Seminar ini bertujuan untuk mengenalkan kepada para peserta bagaimana caranya agar bisa menempuh pendidikan di Jerman, dan memberikan strategi untuk melanjutkan kuliah di Jerman bersama narasumber Alumni Jerman, Don Haidy Abel yang juga Founder Progress.

“Selain itu juga mempersiapkan anak didik untuk bisa hidup di Jerman, mulai dari penyesuaian karakter, dan juga pendapingan selama tiga bulan pertama dari Progress agar tidak terlantar saat berada di Jerman. Kita juga ada persiapan birokrasi, bahasa, dan workshop,” ucap Denny Akbar Rusnawan, Ketua Panitia Seminar.

Perserta yang mengikuti kegiatan tersebut terdiri dari anak-anak Sekolah Menengah Atas (SMA) di Yogyakarta, beserta dengan orangtuanya.

“Progress merupakan lembaga yang menjebatani siswa Indonesia untuk bisa studi di Jerman, kita mengajarkan para siswa agar mahir berbahasa Jerman pula. Progress berkator pusat di Jakarta,” lanjut Denny.

Lalu, selain Don Haidy Abel, juga ada pembicara dari Jerman yang memberikan pengenalan tentang negara tersebut, Sandra Bonk.

Harapannya setelah seminar ini terselenggara beberapa siswa tertarik untuk bergabung bersama Progress agar bisa menuntut ilmu di Jerman.

Don Haidy Abel dalam seminarnya pertama menjelaskan bagaimana kondisi, situasi, tantangan, dan peluang berkarir, baik itu sebagai pengusaha atau pekerja di Indonesia.

Ia pun menerangkan bagaimana tantangan bersaing secara Internasional, dan oleh karena itu ia menyarankan untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya.

“Anak-anak yang ingin melanjutkan jenjang kuliah harus bisa memastikan dirinya mendapatkan ilmu yang mungkin jarang dimiliki oleh orang banyak dan bermanfaat, agar mempunyai keunggulan dari yang lain,” ujar Don.

Baginya kunci kesuksesan selain ilmu, mentalitas, yang pastinya adalah networking, dan Jerman merupakan kota yang memiliki networking yang sangat baik karena dikelilingi 12 negara yang berbeda.

“Jerman adalah tempat bertemunya masyarakat Eropa, untuk bisa kuliah di Jerman ini tidaklah mudah, walaupun kuliah di Jerman sebagian besar gratis, tapi persaingannya sanagat berat,” ungkap Don.

Oleh karena itu Progress hadir di Yogykarta untuk membantu para siswa yang ingin menuntut ilmu di Jerman dengan memberikan berbagai fasilitas.

Kuliah di Jerman tentunya banyak manfaat yang bisa diperoleh, karena bisa membentuk karakter, membuka pandangan, dan ilmu yang lebih. (TRIBUNJOGJA.COM) (STUDIJERMAN.COM)