Kiat-kiat menempuh Studi di Jerman

 

Sekilas gambaran mengenai hidup di Jerman:

Pendidikan di Jerman khas dengan kemandiriannya yang luar biasa. Guru dan dosen tidak akan memaksa mahasiswa untuk melakukan ini dan itu, tetapi mahasiswa sendirilah yang harus aktif memutuskan apa yang akan dilakukan.

Di Jerman setiap orang harus melakukan segala sesuatunya sendiri dan tidak bisa selalu menggantungkan diri kepada orang lain. Mulai dari memasak, mencuci piring dan cuci pakaian, belanja kebutuhan sehari-hari, dll. semua harus dilakukan sendiri, termasuk mencari informasi-informasi penting dan menyelesikan semua kepentingan, seperti; berurusan dengan segala asuransi, administrasi sekolah dan juga dengan hal-hal lain yang berhubungan dengan peraturan-peraturan administrasi untuk tinggal di Jerman

Selama studi di Jerman, kita akan dipaksa banyak berjalan kaki. Perjalanan dari rumah ke stasiun kereta atau bus, juga dari satu gedung ke gedung kampus lainnya. Bagi yang terbiasa naik mobil ataupun motor, bahkan yang terbiasa kemana-mana diantar sopir, kondisi ini bisa terasa cukup berat.

SYARAT-SYARAT YANG DIPERLUKAN UNTUK BELAJAR DI JERMAN UNTUK LULUSAN SMA:

Untuk melamar studi di Jerman, walaupun sekarang sudah banyak universitas dan FH yang menawarkan pengiriman lamaran studi secara online, biasanya masih banyak universitas dan FH yang meminta dokumen-dokumen dikirim per post dari Indonesia ke Jerman, terutama dokumen yang perlu diterjemahkan dan dilegalisir. Alasan untuk pengiriman dokumen yang diterjemahkan dan legalisir, karena universitas dan FH di Jerman sudah berpengalaman beberapa kali mendapatkan lamaran dengan dokumen palsu. Sekarang ini mereka lebih ketat dalam proses lamaran studi, contohnya para calon mahasiswa dari Cina dan Vietnam biasanya diminta untuk melampirkan bukti keaslian dokumen-dokumen yang mereka kirim. bukti keaslian ini hanya bisa dikeluarkan oleh organisasi khusus di negara mereka yang bekerja sama dengan universitas dan FH di Jerman. Untungnya sampai saat ini Indonesia belum diduga sering memalsukan dokumen.

Keterangan:

Waktu yang diperlukan, dalam masa persiapan; mencakup mencari informasi, persiapan bahasa, sampai diterima di perguruan tinggi adalah kurang lebih minimal satu tahun.

Dari skema bagan diatas, dapat disimpulkan bahwa calon mahasiswa dapat menempuh masa pendidikan Studienkolleg baik di Indonesia, maupun di Jerman. Setelah lulus SMA, setelah memenuhi semua persyaratannya, calon mahasiswa dapat mendaftar untuk menempuh Studienkolleg di Indonesia. Pada saat yang bersamaan, dokumen-dokumen yang harus dipersiapkan dapat diterjemahkan.

Setelah melalui masa pendidikan selama dua semester, calon mahasiswa harus mengikuti Feststellungsprüfung (Ujian kualifikasi masuk perguruan tinggi). Setelah lulus ujian tersebut, calon mahasiswa dapat mempersiapkan dokumen-dokumen aplikasi untuk perguruan tinggi yang akan dituju

Select Language >>