Archives

Selamat Hari Pahlawan 10 November 2017

  “Darahmu tumpah di Tanah Pusaka, jiwamu mengawal tegaknya Indonesia, Engkau Pahlawanku, engkau kusuma negaraku! Selamat Hari Pahlawan 10 November 2017”      ketika melewati waktu yang cukup lama dari masa penjajahan kita dulu, segudang cara hal terikat dan kritis dalam menjalin tujuan yang sama, demi menghasilkan kemerdekaan tak luput terlupakan orang-orang yang di dalamnya. Indonesia dengan segudang SDM (sumber daya manusia) yang melimpah dengan masyarakat yang bersifat majemuk saling berusaha untuk menciptakan keintergrasian di suatu wilayanya tempat ia berpijak. Kawan sudah kah kita ingat mengapa kita disini? Masih kah kita ingat siapa yang memperjuangkan kita?, Siapa yang memerdekakan kita sehingga lepas dalam masa penjajahan?, Ya jangan kita lupakan mereka, kita hargai pengorbanan nya, pengorbanan sosok pahlawan yang berjuang untuk kemerdekaan. Bangsa yang besar adalah…

JERMAN SEBAGAI BAHASA ASING DI DUNIA.

Pembinaan bahasa Jerman sebagai bahasa asing (Deutsch als Fremdsprache/DaF) di luar negeri merupakan salah satu tugas penting politik kebudayaan dan pendidikan luar negeri Jerman. Tugas tersebut berkontribusi besar terhadap tema-tema masa depan yang turut membentuk masyarakat seperti internasionalisasi Jerman sebagai lokasi pendidikan tinggi, inovasi, dan pelatihan, serta upaya penyediaan tenaga ahli. Pembelajaran bahasa Jerman di luar negeri membuka jendela menuju Jerman dan sekaligus memperkenalkan nilai-nilai sosial. Sejumlah organisasi mitra dan perantara yang, di bawah koordinasi Kementerian Luar Negeri, tergabung dalam Jejaring Bahasa Jerman telah mengembangkan aneka instrumen pembinaan bahasa Jerman sebagai bahasa asing di luar negeri. Upaya ini mengutamakan sektor sekolah, mengingat seperti sediakala mayoritas pembelajar bahasa Jerman adalah kaum pelajar (87%). Oleh karena itu, tujuan pokok upaya pembinaan bahasa adalah membangkitkan dan memupuk kesadaran…

Yang Harus Diketahui Sebelum Studi di Jerman

Jerman menarik minat mahasiswa asing karena kualitas universitasnya dan biaya yang murah. Tapi sebelum memutuskan berkuliah di Jerman, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.   “Bebas Sifatnya Relatif Bayaran” Universitas Jerman hanya bebas bayaran jika calon mahasiswa yang mendaftar ke universitas negeri juga diterima oleh universitas itu. Selain itu, calon mahasiswa juga bermaksud untuk berkuliah dalam kondisi seperti warga Jerman biasa. Itu berarti: menghadapi tantangan yang sama. Program studi yang lain dari itu, atau di universitas swasta, kualitasnya juga bagus, tetapi tidak bebas biaya dan mahal. Mahasiswa dan Kerja Sampingan Visa mahasiswa membatasi jumlah waktu yang boleh digunakan untuk bekerja. Bagi mahasiswa tanpa paspor Uni Eropa, batasnya 120 hari per tahun. Dalam semester kuliah hanya boleh bekerja 20 jam per minggu. Tetapi biaya hidup di…

UNTUK APA BELAJAR BAHASA JERMAN? 10 ALASAN UNTUK BAHASA JERMAN

Apapun rencana Anda untuk masa depan, dengan kemahiran berbahasa Jerman Anda membuka peluang yang tidak terbatas. Belajar bahasa Jerman berarti memperoleh kemampuan yang dapat meningkatkan kualitas hidup profesional dan pribadi Anda: Di dunia bisnis:Komunikasi dalam bahasa Jerman dengan mitra bisnis Anda yang berbahasa Jerman menciptakan hubungan bisnis yang lebih baik dan peluang yang lebih besar untuk menjalin komunikasi efektif – dan dengan demikian juga untuk meraih sukses. Karier global:Dengan kemahiran berbahasa Jerman Anda meningkatkan peluang karier di perusahaan Jerman di negara Anda dan di negara lain. Kemampuan berbahasa Jerman dengan baik menjadikan Anda lebih produktif di mata pemberi kerja dengan hubungan bisnis internasional. Pariwisata dan perhotelan:Wisatawan dari negara berbahasa Jerman sering bepergian jauh dan mengeluarkan uang lebih banyak uang dibandingkan wisatawan dari negara lain ketika…

Progress Gelar Seminar ‘Kupas Tuntas Peluang Besar Studi ke Jerman’

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Pelopor Program Pra Bachelor Jerman di Indonesia “Progress” mengadakan seminar “Kupas Tuntas Peluang Besar Studi Ke Jerman” di IONs International Education, jalan C Simanjuntak No 50, Yogyakarta, Minggu (8/10/2017). Seminar ini bertujuan untuk mengenalkan kepada para peserta bagaimana caranya agar bisa menempuh pendidikan di Jerman, dan memberikan strategi untuk melanjutkan kuliah di Jerman bersama narasumber Alumni Jerman, Don Haidy Abel yang juga Founder Progress. “Selain itu juga mempersiapkan anak didik untuk bisa hidup di Jerman, mulai dari penyesuaian karakter, dan juga pendapingan selama tiga bulan pertama dari Progress agar tidak terlantar saat berada di Jerman. Kita juga ada persiapan birokrasi, bahasa, dan workshop,” ucap Denny Akbar Rusnawan, Ketua Panitia Seminar. Perserta yang mengikuti kegiatan tersebut terdiri dari anak-anak Sekolah Menengah Atas (SMA) di…

Menariknya Kuliah di Jerman

    Indonesia dan Jerman tingkatkan kerjasama di bidang pendidikan. Dalam waktu dekat hasil konkret kerjasama tersebut dapat dirasakan mahasiswa Indonesia yang ingin studi di Jerman.Bukan saja karena biayanya yang murah, Jerman menarik minat banyak mahasiswa asing karena kualitas perguruan tingginya yang sangat baik, terutama di bidang teknik. Dalam wawancara khusus dengan editor senior Deutsche Welle, Agus Setiawan, Duta Besar Republik Indonesia  di Jerman, Fauzi Bowo menyampaikan kemajuan hubungan kerjasama antara Jerman dan Indonesia di bidang pendidikan, khususnya pendidikan vokasi. Pendidikan vokasi adalah pendidikan tinggi yang menunjang pada penguasaan keahlian terapan tertentu, meliputi program pendidikan Diploma (diploma 1, diploma 2, diploma 3 dan diploma 4) yang setara dengan program pendidikan akademik Strata 1. Deutsche Welle akan mengupas lebih dalam mengenai perkembangan kerjasama pendidikan vokasi Indonesia-Jerman,…

Hot News! Telah diBuka Sekolah Bahasa Jerman Regular di Yogyakarta

Yogyakarta – PROGRESS bekerjasama dengan IONs Internasional Education kembali membuka Program Sekolah Bahasa Jerman yang diresmikan oleh Bapak Don Haidy Abel, ST, MBA&E dan Bapak Hilman Ismail Metareum, SE selaku Pembina dan Ketua Yayasan Progress Prima Pendidikan, beserta Bapak Akmada, BIP dan Bapak Gonzagha Florozentrik Amardika selaku Dewan Direksi IONs Internasional Education. Peresmian Program Sekolah Bahasa Jerman dihadiri oleh para pelajar dan beberapa perwakilan sekolah yang ada di Yogyakarta. Program Sekolah Bahasa Jerman merupakan wujud dari misi PROGRESS dalam pembinaan kemampuan berbahasa Jerman yang handal bagi para pelajar Indonesia khususnya di Yogyakarta yang bertujuan untuk melanjutkan studi, homestay, studi tour, praktikum dan riset di Jerman. PROGRESS sebagai Konsultan Pendidikan Internasional juga mengadakan seminar dan konsultasi gratis tentang peluang studi di Jerman, serta melayani para pelajar…

7 Tips Kerja Keras & Cerdas ala Orang Jerman

Banyak yg bilang Jerman tu mesin ekonomi Eropa. Ekonomi Jerman-lah yang menyelamatkan Eropa dari krisis beberapa waktu lalu. Nah tapi disana jam kerjanya bentar coy, aneh ya? Rata-rata jam kerja orang Jerman 35 jam per minggu atau sama dengan 7 jam per hari, dengan waktu cuti 24 hari per tahun. Bandingkan dengan jam kerja kita di Indonesia?  8 jam per hari, cuti cuman 13 hariiiiii per tahunn. Ada nih orang di Munich, Bekerja jadi kru panggung sebuah klub malam di sana. Kerjanya dari jam 6 petang sampai 12 tengah malam, 6 jam sehari, 5 hari seminggu. Kok enak? Nah lebih enaknya lagi dia diberi cuti selama 6 minggu oleh atasannya, dengan gaji yang tetap dibayar penuh plus uang saku untuk liburan. Nah apa sih rahasia produktivitas…

Rahasia Kehebatan Sepakbola Jerman Lewat Joachim Loew

Jakarta – Deutschland, Deutschland uber alles. Uber alles in der welt. (Jerman, Jerman di atas segalanya. Segala yang ada di dunia). Ungkapan di atas merupakan bunyi dari paragraf awal alinea pertama lagu kebangsaan Jerman, Lied der Deutschen. Dari situ sudah cukup terlihat bahwa “der Deutschen” alias para orang Jerman, ingin meyakinkan pada dunia bahwa Jerman (ingin) unggul dalam segala hal. Di sepakbola, dalam lima tahun terakhir, sepakbola Jerman kembali menunjukkan kedigdayaannya. Terbaru, Jerman berhasil menjuarai Piala Konfederasi FIFA 2017 setelah mengalahkan Chile di final. Padahal Jerman tidak menurunkan skuat terbaiknya pada ajang antarjuara tingkat konfederasi di seluruh dunia itu. Mayoritas pemain di skuat Jerman merupakan pemain dengan minim caps; tak ada nama-nama beken seperti Manuel Neuer, Mesut Oezil, Marco Reus, Mats Hummels, Sami Khedira, Toni Kroos, Thomas Mueller, dan…

1 2 3 7