7 Alasan Mengapa Jerman Tergolong Sebagai Negara Maju

 

  1. Ekonomi

            Jerman adalah negara dengan ekonomi terbesar di Eropa, PDB terbesar keempat dunia, dan pendapatan nasional bruto terbesar kelima dunia tahun 2008. Sejak era industrialisasi dan kapitalisme industri, negara ini berhasil menjadi motor, inovator, dan pengglobal ekonomi. Jerman adalah eksportir terbesar kedua dunia pada tahun 2011 dengan nilai 1,409 triliun dolar AS.

  1. Pendapatan Perkapita

            Pendapatan perkapita masyarakat jerman yaitu Rp 521.070.725/tahun atau setara dengan Rp 43 juta/bulan. Hal ini menjadikan jerman sebagai Negara dengan pendapatan perkapita terbesar ke-4 di dunia.

  1. Sains dan Teknologi

            Pencapaian Jerman di bidang sains mempunyai pengaruh signifikan bagi perkembangan dunia. Penghargaan Nobel telah diberikan pada 103 orang Jerman. Para peneliti Jerman banyak mendapatkan Nobel di bidang sains, antara lain Fisika, Kimia, dan fisiologi atau kedokteran. Jerman juga menjadi negara dari banyak penemu dan insinyur, seperti Johannes Gutenberg (penemu mesin cetak), dan Konrad Zuse (pembuat komputer digital otomatis pertama). Jerman juga merupakan kampung halaman ilmuwan paling terkenal di dunia yaitu Albert Einstein.

  1. Transportasi

Dengan posisinya yang berada di tengah Eropa, Jerman merupakan penghubung transportasi. Hal ini dapat dilihat dari jaringan transportasinya yang begitu rumit dan modern. Jaringan jalan tol adalah jaringan tol terpanjang ketiga di dunia dan terkenal karena tidak memiliki batas kecepatan. Jerman juga mempunyai jalur kereta api cepat. Jaringan Inter City Express atau ICE melayani kota-kota besar di Jerman beserta destinasi di negara-negara tetangga dengan kecepatan sampai 300 km/jam.

  1. Sektor Ekonomi

Jerman adalah Negara dengan ekonomi terbesar dan terkuat di eropa. Sektor jasa berkontribusi terhadap 71% total PDB, industri 28%, dan pertanian 1%.

  1. Tingkat Pengangguran

Tingkat pengangguran rata-rata negara ini (Mei 2012) adalah 6,7%. Tingkat pengangguran resmi di negara ini juga memasukkan orang-orang bekerja paruh-waktu yang mencari pekerjaan penuh (full-time job). Tingkat pengangguran rata-rata tidak resmi negara ini sekitar 5.7% tahun 2011.

  1. Pendidikan

 

Lebih dari 99% penduduk Jerman usia 15 tahun ke atas bisa membaca dan menulis. Pendidikan tingkat taman kanak-kanak tersedia untuk semua anak umur 3-6 tahun, tapi tidak wajib. šSetelah itu, anak mendapatkan pendidikan wajib untuk paling minimal 9 tahun. Lama pendidikan dasar di negara ini adalah berkisar 4-6 tahun.Berikutnya, pendidikan menengah tersedia dalam 3 macam: Gymnasium untuk mempersiapkan siswa menuju universitas, Realschule, dan Hauptschule untuk siswa sekolah kejuruan. Universitas-universitas Jerman dikenal internasional, dengan 6 universitas ada pada 100 besar dunia, dan 18 ada pada 200 besar dunia. Kebanyakan universitas di Jerman adalah universitas negeri, dengan uang kuliah hanya sekitar Rp 951.000 per semester. Maka, pendidikan menjadi terjangkau bagi hampir semua penduduk Jerman.

Select Language >>